RI3SKA.COM – Remember adalah film thriller yang diperankan Christopher Plummer (Zev) dan Martin Landau (Max) sebagai dua teman yang merencanakan balas dendam terhadap ex Nazi bernama Otto Walisch yang telah membunuh keluarga mereka di Auschwitz sekitar 70 tahun yang lalu.

Max yang duduk di kursi roda, memanfaatkan Zev pendatang baru di rumah jompo untuk menyelesaikan misi yang sumber infonya didapat dari Pusat, melalui Simon Wishental bahwa Otto Wallisch sudah berganti nama menjadi Rudi Kurlander dan bersembunyi di Amerika Utara.

Masalahnya, ada empat pelarian mantan Nazi yang  bernama Rudi Kurlander, namun tak diketahui siapa Blockführer Otto Wallisch yang asli.
Berbekal catatan yang ditulis rinci oleh Max karena Zev menderita alzaimer, cerita berlanjut menjadi kisah perjalanan panjang dengan kereta, bus dan taksi.

Sesekali menampilkan adegan komunikasi telpon di antara mereka.
Ini bukan kisah balas dendam klasik dengan protagonis kanonik, tetapi film thriller yang menyimpang dari tipikal thriller. Protagonisnya, duda 89 tahun penderita demensia yang melintas kota dan batas negara membawa senjata ‘Glock’.

Berkesan aneh, sangat tidak biasa untuk cerita thriller sebab karakter pikun, lelah namun tetap bersemangat untuk melakukan satu tindakan terakhir yang penting. Inilah yang membuat film ini menarik dan mengejutkan. Tak heran tepuk tangan meriah selama lima menit karena penonton sangat terpukau saat film ini diputar dalam Festival Film Venezia 72 dan Festival Film Toronto, 2015.

Diproduksi di Kanada tahun 2015, dengan berdurasi 95 menit dan disutradarai oleh Atom Egoyan, film ini telah berhasil menerima anugerah Film Asing Terbaik David di Donatello dalam Festival Film Venezia 72 dan Penghargaan Juri Muda dari Festival Film Vittorio Veneto.
Inti utama dari cerita ini menjadi sesuatu yang lain: refleksi pada ingatan.

Melalui Zev, sutradara ingin menggarisbawahi kelemahan dan paparan manipulasi mental. Memori yang berbeda dari tubuh, mampu mengembalikan tindakan yang tidak dapat dilakukan oleh pikiran.
Kualitas skenario terletak di atas segalanya dalam paradoks yang cerdas.

Pelaksanaan perintah pembenaran sebagai algojo, dimainkan dengan cara sangat halus dalam sentuhan humor hitam. Selain kedua aktor kawakan yang disebutkan di atas, tampil juga aktor lain seperti Dean Norris, Bruno Ganz dan Heinz Lieven. Musik arahan Mychael Danna, tampil lewat alunan piano yang ikut mewarnai adegan Zev kala mencoba memunculkan serpihan ingatan masa lalu.

Remember adalah film yang tidak boleh dilewatkan karena berkisah balas dendam dengan jalan pemutarbalikan tak terduga. Film ini kaya akan makna yang mendalam dan refleksi yang menarik, layak mendapatkan beberapa nominasi Oscar karena arahan, cerita, skenario, aktor utama, dan semua aspek yang ada di dalamnya, sangat luar biasa.

Penulis: Claudia Magany
Editor: Rieska Wulandari

By Redaksi

Minds are like parachutes; they work best when open. Lord Thomas Dewar

Tinggalkan Balasan

X