RI3SKA.COM – Memotret Kreatif dengan Menggunakan HP
Apakah untuk bisa memotret bagus harus menggunakan kamera yang mahal? Penghobi fotografi yang juga admin grup FB Fotogafi Kamera Ponsel (FKP) mampu mendobrak paham itu, dimana ia bisa menghasilkan foto-foto indah, hanya berbekal kamera handphone dan dengan sedikit kreativitas.

Subkhan sendiri belum lama terjun ke dunia hobi fotografi. Awalnya karyawan bengkel dan karesori mobil ini diberi hp oleh atasannya untuk keperluan kantor, di sela-sela menunggu konsumen, Subkhan kadang mencoba memotret dengan kamera hp nya dan mulai antusias ketika masuk dalam komunitas FKP yang didirikan oleh fotografer senior, Andi Lubis.

Semangat pria lulusan SD ini kemudian menggebu-gebu ketika melihat galeri foto pada grup dan kemudian mulai melakukan eksperimen sendiri, yaitu menggunakan lensa cembung dari senter tua, mainan anaknya.

Namun dengan menggunakan lensa senter, kacanya terlalu cembung sehingga jarak yang dibutuhkan untuk memotret serangga harus dekat sekali, sehingga serangga merasa terusik dan kemudian terbang atau berpindah tempat.

Subkhan akhirnya mampir ke toko loak dan mulai mencari kamera saku yang dianggap memiliki potensi. “Saat saya tawar, harganya Rp.100.000 per kamera tapi saya tawar Rp.50.000 ternyata diijinkan penjualnya dan saya langsung beli lima,” ujarnya.

Pulang ke rumah, kamera tersebut dibongkar dan diambil lensanya, kemudian ditempel dengan menggunakan double tip sehingga lensa hp yang sederhana, bisa dipakai untuk memotret benda-benda yang kecil. lalu dengan hasil modifikasi itu, Subkhan mulai asyik memotret serangga-serangga kecil di sekitar rumahnya menjadi foto yang indah
Apa yang dilakukan Subkhan adalah bukti kemurnian insting artistik alamiah, kemampuan menerapkan teori fotografi dengan memanfaatkan alat – alat sederhana bahkan loakan, yang  mampu diaplikasikan dengan efektif.

Dari foto-fotonya yang kebanyakan diambil di lingkungan sekitar atau saat dia berjalan-jalan ke suatu daerah, terlihat ketajaman dan kejelian rasa dalam memilih obyek yang ada di sekeliling.

Meski telah berumur, Subkan tetap memiliki kemauan untuk mengenal khazanah baru di dunia fotografi digital yaitu dengan menjelajah aplikasi-aplikasi editing foto yang populer di kalangan anak muda dan juga mengolah beberapa fotonya tanpa perlu menampilkan editing yang berlebihan atau tak masuk akal.

Menanggapi karya Subkhan, Andi Lubis, pendiri FKP,  guru fotografi dan fotografer senior berkata:
“Memotret biota/hewan memang tidak cukup hanya mengandalkan keterampilan fotografi dan alat yang bagus. Meskipun dengan alat yang sederhana, Subkhan mampu menangkap perilaku-perilaku hewan renik lewat kamera ponselnya,” ujarnya. 

Ia menambahkan, memotret hewan juga perlu mempelajari perilakunya  dan Subkhan sudah menerapkan itu sehingga foto-fotonya nampak lebih hidup.

Instagram Narasumber:

@Ssubkhan & @Andi_lubis

Penulis: Rieska Wulandari – Jurnalis, ketua Ikatan Sarjana Ilmu Komunikasi Indonesia (ISKI) Cabang Eropa.
Editor: Syahrul Gunawan

By Redaksi

Minds are like parachutes; they work best when open. Lord Thomas Dewar

Tinggalkan Balasan

X